Senin, 05 November 2012

Kerajaan KALINGA


Kerajaan KALINGA



Candi Badut di kota Malang
Sekitar tahun 618, diJawa Tengah terdapat kerajaan bernama kalinga. Kerajaan ini bercorak Hindu/buda letaknya dipekalongan Jateng.
Ditahun 674 M rakyat kerajaan itu menobatkan seorang ratu bernama Hsimo/Shimo atau  Ratu Shima. Ratu ini memerintah dengan baik berdasarkan kejujuran mutlak, sangat keras dan masing –masing orang mempunyai hak dan kewajiban yang tidak berani dilanggar

Ada aturan yang diterapakannya barang siapa yang mencuri tangannya akan dipotong aada satu kerajdian dimana putera mahkota yang hanya menyentuh barang yang bukan miliknya ditempat umum tangannya pun dipotong oleh Ratu Shima. Sumber – sumber sejarah melukikaskan kerajaan ini rakyatnya ini hidup tentram dan makmur. Sedangkan berita dari Tiongkok yang berasal dari dinasti Tang memberitakan kerajaan Hooling yang disebut Shipo(Jawa) bercorak buddha yang beribukota di Choppo.

Temuan prasasti di desa Cagal di Magelang berangka tahun 732 berhuruf pallawa isinya menceritakan peringatan tentang didirikan sebuah Lingga ( lambang Siwa ). Diperkiran Ratu Shima adalah pewaris tahta dari Daputa Syailendra. Sebagai pusat pendidikan agama Buddha banyak yang berkunjung untuk mempelajari agama tersebut. Dari beri I-Tsing dinyatakan salah seorang pendeta Buddha dari negeri Tiongkok bernama Wing-Ning dan pembantunya Hyun-Ki datang kekeerajaan ini pada tahun 664-665 kedatangannya untuk memperdalam agama tersebut Wing-Ning dibantuoelh Jnannabhadra seorang guru besar agama Buddha yang ahli mempelajari tentang kitab suci yang berjudul Parinirvana yaitu tentang pembakaran jenasah sang Buddha.

Puteri Maharani Shima bernama Parwati menikah dengan putera mahkota kerajaan Galuh bernama MandiMinyak dan melahirkan Shanaha yang menikah dengan kerajaan ketiga dari kerajaan Galuh bernama Bratasinawa. Hasil perkawinan memiliki hasil anak bernama RakyenJambri alias Sanjaya alias Harismandarma. Setelah ratu Shima wafat pada tahun 732 Sanjaya menggantikan buyutnya dan menjadi raja di Kalingga Utara atau Bumi Mataram dan mendirikan Wangsa Sanjaya di Kerajaan tersebut. Sanjaya merubah nama Kalingga menjadi Mataram dengan beribukota di Medang Kamulan. Pada masa itu pula didirikan candi – candi Siwa digunung Dieng.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar